Malam Tahun Baru Berubah Mencekam, Empat Pemuda Dibacok Brutal di di Pusat Kota Sukabumi

Tahun Baru

Vybes.id – Malam pergantian Tahun Baru yang seharusnya penuh euforia justru berubah mencekam di pusat Kota Sukabumi. Sekitar pukul 00.30 WIB, empat pemuda harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH atau RSUD Bunut akibat luka sabetan benda tajam. Peristiwa ini terjadi di Jalan Syamsudin, Kecamatan Cikole, tak jauh dari Balai Kota Sukabumi.

Read More : Home

Kronologi Pembacokan di Jalan Syamsudin Sukabumi

Menurut keterangan warga sekitar, keributan tiba-tiba pecah di pinggir jalan saat suasana masih ramai oleh warga yang merayakan Tahun Baru. Salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut ketika mendengar teriakan dan melihat para korban sudah berlumuran darah.

“Awalnya ramai-ramai di luar, pengunjung toko juga ikut keluar. Pas dilihat, kondisinya sudah berdarah-darah lalu dibawa temannya ke rumah sakit,” ujarnya.

Peristiwa pembacokan ini diduga terjadi secara acak. Berdasarkan keterangan korban, sebagian dari mereka sedang nongkrong di sekitar lokasi, sementara lainnya hanya melintas. Para pelaku tidak dikenali dan diduga langsung menyerang tanpa motif yang jelas.

Kondisi Korban dan Penanganan Medis di RSUD Bunut

Humas RSUD R Syamsudin SH, dr Irfan Nugraha Triputra Irawan, membenarkan adanya empat korban pembacokan yang masuk IGD pada Rabu (1/1/2026) dini hari. Keempat korban dikelompokkan berdasarkan tingkat keparahan luka.

Dua korban mengalami luka ringan di bagian pipi, bahu kiri, dan punggung. Setelah mendapat jahitan serta obat-obatan, keduanya diperbolehkan pulang. Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka serius, salah satunya menderita cedera parah di jari tengah tangan kiri hingga nyaris putus.

“Untuk luka yang hampir putus, masih dalam perawatan dan akan dievaluasi dokter ortopedi untuk menentukan perlu tidaknya amputasi,” jelas dr Irfan.

Read More : Dinas Lingkungan Sukabumi Terapkan Sistem “zero Waste”, Program Baru

Baca juga: DBHCHT 2026 Kota Sukabumi Fokus pada Dampak Nyata dan Tata Kelola Profesional

Dugaan Senjata Tajam dan Penyelidikan Polisi

Dari karakter luka, pihak rumah sakit menduga kuat korban diserang menggunakan benda tajam. Namun, jenis senjata belum bisa dipastikan karena tidak ditemukan benda yang tertinggal di tubuh korban.

Keempat korban berusia antara 17 hingga 27 tahun dan seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum merilis keterangan resmi terkait pelaku maupun motif pembacokan.

Peristiwa ini menambah daftar kelam insiden kekerasan yang terjadi saat momen perayaan Tahun Baru di Sukabumi.