Pemkot Sukabumi Perkuat Integritas Menyambut Hari Antikorupsi Sedunia

Hari Antikorupsi Sedunia

Vybes.id – Momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) menjadi pengingat penting bagi Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkuat integritas dan menutup segala celah penyimpangan di lingkungan pemerintahan. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Inspektorat Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan, menyusul penetapan TCN sebagai tersangka dugaan kasus korupsi retribusi pariwisata di Pemandian Air Panas Cikundul dan Kolam Renang Rengganis.

Read More : Salah Sasaran di Malam Mencekam Sukabumi, Tangis dan Amarah Orang Tua Pecah!

Refleksi Integritas Aparatur

Yudi menyatakan keprihatinannya atas kasus tersebut dan menekankan bahwa insiden seperti ini seharusnya dapat dicegah.

“Kejadian seperti ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Momen jelang Hakordia seharusnya menjadi refleksi agar seluruh perangkat daerah memperkuat pengawasan dan menegakkan etika pelayanan,” ujarnya, Rabu (10/12).

Menurut Yudi, Inspektorat Kota Sukabumi telah menerapkan dua pola pengawasan utama. Pertama, pengawasan langsung yang berpedoman pada regulasi teknis. Kedua, pengawasan tidak langsung melalui komunikasi, pembinaan, dan pendampingan.

Peran APIP dalam Pencegahan Korupsi

Lebih jauh, Yudi menegaskan bahwa peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kini berkembang. Tidak lagi sekadar menjadi pengawas (watchdog), tetapi juga berfungsi sebagai assurance dan consulting berbasis manajemen risiko.

“Peluang korupsi selalu ada, tapi tindakan itu muncul ketika ada niat pelaku. Pencegahan harus diperkuat melalui pembinaan teknis berkelanjutan dan membangun kesadaran kolektif bahwa korupsi tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Read More : Empat Pemuda Jadi Korban Pembacokan Saat Perayaan Tahun Baru 2026 di Sukabumi!

Kolaborasi dengan KPK dan Penguatan Tata Kelola

Yudi menjelaskan, Pemkot Sukabumi telah menjalankan mandat bersama KPK, meliputi delapan area penguatan mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengelolaan barang milik daerah.

“Langkah-langkah ini menjadi fondasi penting untuk mempersempit ruang penyimpangan dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan serta akuntabel,” pungkasnya.

Dengan langkah strategis ini, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmen penuh untuk menghadirkan pemerintahan bersih, transparan, dan berintegritas.