Vybes.id – Menyikapi dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Sukabumi, mantan Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi periode 2017–2020, Melan Maulana, angkat bicara. Dalam pernyataannya, Melan menekankan pentingnya menjaga persatuan pemuda di tengah munculnya dua kubu berbeda yang sempat menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaan Musda.
Read More : Operasi Gabungan Satpol Pp & Polisi Sukabumi Tegakkan Kawasan Tanpa Rokok
Persatuan Pemuda sebagai Prioritas
Melan menyebut bahwa perpecahan di tubuh pemuda bukanlah hal yang dapat ditoleransi. Menurutnya, energi pemuda seharusnya difokuskan pada kreativitas, kontribusi, dan pembangunan daerah, bukan pada konflik yang menguras waktu dan potensi produktif.
“Persatuan pemuda di Kota Sukabumi harus dijaga tanpa kompromi. Kita perlu berupaya dengan bijak agar generasi muda tetap kompak, produktif, dan berfokus pada kebersamaan,” ujar Melan, Kamis (11/12).
Ia menyesalkan adanya pihak-pihak yang terlibat perseteruan terkait pelaksanaan Musda KNPI. Menurutnya, waktu yang habis untuk berkonflik seharusnya digunakan untuk berkarya.
“Jika energi pemuda hanya terbuang untuk konflik, kapan mereka bisa menyalurkan kreativitasnya?” tegasnya.
Solusi Konkret Mengatasi Dua Kubu
Melan kemudian memberikan solusi konkret agar polemik dua kubu tidak berlarut-larut. Ia menyarankan agar satu pihak memajukan jadwal musyawarah sementara pihak lainnya menundanya, sehingga Musda dapat dilakukan bersama dalam satu forum.
“Saran saya, musyawarah dilaksanakan bersama, kepanitiaannya pun sama-sama, dan hasilnya diakui semua pihak, termasuk tingkat KNPI di atasnya,” jelas Melan.
Read More : Basuki Tjahaja Purnama
Fokus pada Kepentingan Pemuda Kota Sukabumi
Melan menekankan bahwa perpecahan KNPI di tingkat provinsi atau nasional tidak boleh menjadi alasan bagi pemuda Kota Sukabumi untuk ikut terbelah. Fokus harus tetap pada persatuan lokal demi kemajuan daerah.
“Kita jangan pedulikan KNPI di provinsi atau nasional terpecah. Tugas kita adalah memastikan pemuda Kota Sukabumi tetap bersatu,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Melan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bersikap dewasa, bijak, dan mengedepankan kepentingan bersama.
“Sebenci apa pun kita terhadap pihak lain, semuanya harus kandas oleh kecintaan kita terhadap persatuan pemuda Kota Sukabumi,” tutupnya.